The Significance of Policy Guarantee Institution in Providing Legal Certainty for Insurance Policyholders

Sentosa - Sembiring

Abstract


This study examined the factors that contributed to the non-establishment of the Policy Guarantee Agency. As stipulated in Article 53, paragraph (4) of Law Number 40 of 2014 concerning Insurance, the formation of the Policy Guarantee Agency was mandated within three years of the enactment of this law. The establishment of this agency held significant importance in furnishing legal safeguards for policyholders. Employing a descriptive research design encompassing normative juridical analysis through statutory and conceptual frameworks, this study regarded secondary data acquired through documentation studies for data collection. The ensuing qualitative analysis of the data revealed that the establishment of the Policy Guarantee Agency necessitated a comprehensive investigation, encompassing considerations such as funding, human resources, and the agency's structural integration, whether as an autonomous entity or as part of an existing Deposit Insurance Corporation. Consequently, achieving consensus among legislative bodies was imperative to advance the establishment of the agency.

Keywords


Legal Protection; Policyholders; Policy Guarantee Agency.

Full Text:

PDF

References


Badan Pembinaan Hukum Nasional. “Laporan Akhir Pengkajian Hukum Tentang Aspek Hukum Pemailitan Perusahaan Asuransi Di Indonesia.” Jakarta: Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI, 2005.

———. “Laporan Akhir Tim Analisis Dan Evaluasi Hukum Tentang Perasuransian (Asuransi Syariah) UU No. 2 Tahun 1992.” Jakarta: Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI, 2008.

Banjarnahor, Donald. “Bank Dunia Sebut Bumiputera & Jiwasraya Bahaya, Apa Kata OJK?” CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20190910182018-4- 98446/bank-dunia-sebut-bumiputera-jiwasraya-bahaya-apa-kata-ojk. Diakses 22 Januari 2023.

Farid. “Menakar Urgensi Lembaga Penjamin Polis di Indonesia.” Industry.co.id, 13 Agustus 2018. https://www.industry.co.id/read/40164/menakar-urgensi-lembaga-penjamin-polis-di-indonesia, diakses 10 Mei 2020.

Ganie, A. Junaidi. Hukum Asuransi Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Hazhin, Utiyafina Mardhati, dan Heru Saputra Lumban Gaol. “Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik van Omstadigheden) Dalam Perjanjian Asuransi Melalui Telemarketing.” Kertha Patrika 41, no. 2 (30 Agustus 2019): 95–111.

Ichsan, Muhammad, dan Toto Tohir Suriaatmadja. “Perlindungan Hukum terhadap Pemegang Polis Asuransi pada Perusahaan Asuransi Pailit karena dicabut Izin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.” Prosiding Ilmu Hukum, no. 0 (24 Juli 2019): 673–79. https://doi.org/10.29313/.v0i0.16305, diakses 20 Oktober 2020.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

———. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

———. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata).

———. Peraturan Pemerintah No 17/1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.

———. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian (PP No 73/1992) yang telah beberapa kali diubah terakhir tahun 2008.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 67 /POJK.05/2016.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 69 /POJK.05/2016.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No: 1/POJK.05/2015.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 24 /POJK.05/2019.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 73/POJK.05/2016.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28 /POJK.05/2015 tentang Kepailitan Asuransi.

———. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.05/2015 Tentang Produk Asuransi Dan Pemasaran Produk Asuransi.

Mertokusumo, Sudikno. Mengenal Hukum (Suatu Pengantar). 2 ed. Yogyakarta: Liberty, 1988.

Parera, Agoes. Hukum Asuransi di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius, 2019.

Pawitri, Rosiani Niti. “Kedudukan Dan Perlindungan Hukum Pemegang Polis Pada Perusahaan Asuransi Yang Pailit Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.” Wacana Hukum 23, no. 1 (2017). https://doi.org/10.33061/1.jwh.2017.23.1.2027, diakses 15 Agustus 2020.

Rahardjo, Irvan. “Nasib Nasabah Pasca Izin Asuransi Dicabut.” CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/opini/20180119150856-14-2003/nasib-nasabah-pasca-izin-asuransi-dicabut, diakses 22 Januari 2023.

Rofikah, Wahyu, dan Dina Fitrisia Septiarini. “Implementasi Manajemen Risiko Underwriting Pada PT Asuransi Jasindo Syariah.” Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan 7, no. 5 (3 Juli 2020): 901–10. https://doi.org/10.20473/vol7iss20205pp901-910, diakses 10 Juni 2021.

Sahara, Nida. “Lembaga Penjamin Polis Urgen Dibentuk Tahun Ini.” https://investor.id/finance/202511/lembaga-penjamin-polis-urgen-dibentuk-tahun-ini. Diakses 10 Juni 2020.

Sari, Elisa Valenta. “Cegah Gagal Bayar Premi, Lembaga Polis Asuransi Diperlukan.” ekonomi. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170216162652-78-194022/cegah-gagal-bayar-premi-lembaga-polis-asuransi-diperlukan. Diakses 22 Januari 2023.

Satrianegara, Rivi. “11 Tahun Bersabar, Berapa Tahun Lagi Kasus Bakrie Life Kelar?” https://www.cnbcindonesia.com/investment/20190411081925-21-65899/11-tahun-bersabar-berapa-tahun-lagi-kasus-bakrie-life-kelar. Diakses 22 Januari 2023.

Savitri, Nur Aisyah. “Perlindungan Tertanggung Pada Asuransi Jiwa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.” Jurnal Hukum Magnum Opus 2, No. 2 (2019). http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/Magnumopus/article/view/2502, diakses 20 Januari 2020.

Sembiring, Sentosa. Hukum Asuransi. Bandung: Nuansa Aulia, 2014.

Sinaga, Wetmen. “Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Dan KepentinganPemegang Polis Asuransi.” Jurnal Hukum To-Ra : Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat 8, No. 3 (23 Desember 2022): 341–56. https://doi.org/10.55809/tora.v8i3.161, 5 Januari 2023.

Siregar, Renova. “Urgensi Pembentukan Lembaga Penjamin Polis (LPP) Dalam Melindungi Dan Menjamin Dana Nasabah Yang Dikelola Perusahaan Asuransi.” Universitas Gadjah Mada, 2021. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/198930, diaskses 12 Mei 2021.

Ulfa Nur Zuhra, Wan. “Setelah Tikar Perusahaan Asuransi Digulung.” tirto.id. https://tirto.id/setelah-tikar-perusahaan-asuransi-digulung-boej. Diakses 22 Januari 2023.

Umam, Chairul. “Melihat Hal Krusial Dalam Wajah Baru Undang-Undang Perasuransian.” Jurnal RechtsVinding, 2014. https://rechtsvinding.bphn.go.id/jurnal_online/MELIHAT%20HAL%20KRUSIAL%20DALAM%20WAJAH%20BARU%20UNDANG-UNDANG%20PERASURANSIAN.pdf, diakses 8 Mei 2020.

W, Fery. “Lembaga Penjamin Polis Sudah Perlu Dibentuk atau LPS Saja Fungsinya Diperluas?” Kompasiana, 13 Januari 2020. https://www.kompasiana.com/fery50973/5e1c28c9097f367550280452/lembaga-penjamin-polis-sudah-perlu-dibentuk-atau-lps-saja-fungsinya-di-perluas, diakses 10 Januari 2021.

Widiawati, Wahyuni, dan Permono. “Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Polis Perusahaan Asuransi Yang Pailit.” Zaaken: Journal of Civil and Business Law 1, no. 1 (19 Februari 2020): 165–81. https://doi.org/10.22437/zaaken.v1i1.8627, diakses 18 September 2021.

Zubaidah, Rahmi, Roikan, Stefany Palyama, dan Umi Muniroh. “Perlindungan Hukum Pemegang Polis Asuransi Jiwa Di Indonesia (Studi Kasus PT. Asuransi Jiwasraya.” Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan, 12 Agustus 2022, 84–94. https://doi.org/10.30649/jhek.v2i1.48, diakses 20 Maret 2022.

Zuraya, Nidia. “Gagal Bayar Asuransi, Berkacalah pada Kasus Bakrie Life.” Republika Online, 21 November 2019. https://republika.co.id/share/q18q2e318, diakses 8 Desember 2021.




DOI: https://doi.org/10.25072/jwy.v7i1.555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Sentosa - Sembiring

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Wawasan Yuridika is Indexed on :

Jurnal Wawasan Yuridika (ISSN Online: 2549-0753 |ISSN Print:2549-0664) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License