Ketimpangan Relasi Kuasa dan Gender pada Kasus Kekerasan Seksual di Kampus: Suatu Telaah Filsafat Hukum

Aditya Yuli Sulistyawan, Suparno Suparno, Shefia Ariesta Fernanda, Robiah Adawiyah

Abstract


Kekerasan seksual dapat terjadi di mana dan kapan saja, tidak terkecuali di ranah pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Kasus yang biasanya ditemukan adalah pelecehan oleh dosen kepada mahasiswa dan mahasiswa senior kepada mahasiswa junior. Beberapa kasus membuktikan adanya hubungan yang tidak sejajar antara pelaku dengan korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah pemikiran masyarakat terhadap penggunaan kekuasaan, serta membuktikan adanya ketimpangan kekuasaan dan gender pada kekerasan seksual di kampus. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah penelitian filsafat hukum dalam studi paradigmatik dengan menelaah paradigma critical theory et al dan aliran feminist jurisprudence dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, jenis data sekunder, dan metode analisis data kualitatif. Sehingga, didapatkan hasil temuan bahwa kekerasan seksual di kampus dipengaruhi oleh ketimpangan relasi kuasa dan gender, karena adanya pengaruh sistem patriarki serta ketimpangan struktur historis yang menyebabkan kesewenang-wenangan para pelaku.

Keywords


Gender; Kampus; Kekerasan Seksual; Kekuasaan.

References


Akbar, Aprillio. “Survei Nadiem: 77 Persen Dosen Akui Ada Kekerasan Seksual di Kampus.” CNN Indonesia, 2021. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211111093436-20-719583/survei-nadiem-77-persen-dosen-akui-ada-kekerasan-seksual-di-kampus. Diakses 16 Mei 2022.

Andriansyah, Anugrah. “Komnas Perempuan: Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan, Paling Tinggi di Universitas.” VOA Indonesia, 2022. https://www.voaindonesia.com/a/komnas-perempuan-kasus-kekerasan-seksual-di-lingkungan-pendidikan-paling-tinggi-di-universitas/6525659.html. Diakses 22 Mei 2022.

———. “Marak Kasus Pelecehan Seksual Di Kampus, Komnas Perempuan: Fenomena Gunung Es.” VOA Indonesia, 2021. https://www.voaindonesia.com/a/marak-kasus-dugaan-pelecehan-seksual-di-kampus-komnas-perempuan-fenomena-gunung-es/635. Diakses 22 Mei 2022.

Cahyani, Yulianti Ningsih, Alfa Galih Verdiantoro, dan Febriyanti Uma. “Perlindungan Hukum Bagi Korban Tindak Kekerasan Seksual Kaum Tunarungu Dalam Prespektif Hukum Pidana.” Mimbar Keadilan 13, No. 2 (2020): 218–28. https://doi.org/10.30996/mk.v13i2.3941.

Fadilah, Khusnul. Pemulihan Trauma Psikososial pada Perempuan Korban Kekerasan Seksual di Yayasan Pulih. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2018.

Fajarini, Ulfah dan Nurul Handayani. “Human Geografi Dan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.” Jurnal Harkat: Media Komiunikasi Gender 17, No. 1 (2021): 49–66. https://doi.org/10.15408/harkat.v17i1.22135.

Farokhah, Fiqih Aisyatul, Sri Kusumo Habsari, dan Mugijatna. “Marginalisasi Seksualitas Perempuan pada Novel Curahan Hati Sang SPG Karya Wena Koiman dan The Curse of Beauty Karya Indah Hanaco (Perspektif Islam).” Musawa: Jurnal Studi Gender dan Islam 17, No. 2 (2018): 183–200.

Fushshilat, Sonza Rahmanirwana dan Nurliana Cipta Apsari. “Sistem Sosial Patriarki Sebagai Akar Dari Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Patriarchal Social System As the Root of Sexual Violence Against Women.” Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 7, No. 1 (2020): 121–27. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27455.

Heradhyaksa, Bagas dan Rizqon Halal Syah Aji. “Paradigma Critical Theory et al: Tinjauan Terhadap Perda Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pengendalian, Pengawasan, dan Peredaran Minuman Beralkohol.” Mizan: Journal of Islamic Law 4, No. 1 (2020): 47–58. https://doi.org/10.32507/mizan.v4i1.602.

IJRS, Admin. “Mengapa Korban Kekerasan Seksual Enggan Melapor ?” Indonesia Judicial Research Society, 2021. http://ijrs.or.id/mengapa-korban-kekerasan-seksual-enggan-melapor/. Diakses 30 Mei 2022.

Ilham, Berlian. “Karakter Laki-Laki dalam Program Televisi (Analisis Resepsi Peran Pria Sebagai Pekerja Rumah Tangga dalam Program Sitkom Dunia Terbalik di RCTI.” Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi 11, No. 1 (2019): 58–72. https://doi.org/10.23917/komuniti.v10i3.5945.

Indarti, Erlyn. Diskresi dan Paradigma: Suatu Telaah Filsafat Hukum. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2010.

Irianto, Sulistyowati. Perempuan dan Hukum: Menuju Hukum yang Berperspektif Kesetaraan dan Keadilan. Jakarta: Obor Indonesia, 2006.

Islami, Putri Tamita dan Khairulyadi. “Kekerasan Dalam Rumah Tangga Oleh Suami Terhadap Istri Menurut Perkspektif Relasi Gender.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fisip Unsyiah 2, No. 2 (2017): 985–1010.

Khafsoh, Nur Afni dan Suhairi. “Pemahaman Mahasiswa Terhadap Bentuk, Proses, dan Pandangan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus.” Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender 20, No. 1 (2021): 61–75. https://doi.org/10.24014/Marwah.v20i1.10487.

Mesraini, Indra Rahmatullah dan Abdul Alim Mahmud. “Teori Hukum Feminisme dan Kaidah Fikih dalam Perkara Dispensasi Kawin (Studi Penetapan Hakim Nomor 10/Pdt. P/2017/PA.Bjn).” Palastren Jurnal Studi gender 13, No. 1 (2020): 139–162.

Nikmatullah. “Demi Nama Baik Kampus VS Perlindungan Korban: Kasus Kekerasan Seksual di Kampus.” Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming 14, No. 2 (2020): 37–53. https://doi.org/10.20414/qawwam.v14i2.2875.

P., Utami Zahirah Noviani, Rifdah Arifah K., Cecep, dan Sahadi Humaedi. “Mengatasi Dan Mencegah Tindak Kekerasan Seksual Pada Perempuan Dengan Pelatihan Asertif.” Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 5, No. 1 (2018): 48–55. https://doi.org/10.24198/jppm.v5i1.16035.

Pratiwi, Ana Yunita. “Manajeman Konflik Kasus Kekerasan Seksual di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (Study Analisis Wacana Kritis Van Dijk pada Pemberitaan Media Online Lokal).” Tesis pada Program Magister Ilmu Manajemen Pendidikan Islam Program Pasca Sarjana (PPs). Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2020.

Purwati, Ani. Kekerasan Berbasis Gender. Yogyakarta: Bildung Nusantara, 2020.

Qomariah, Dede Nurul. “Persepsi Masyarakat Mengenai Kesetaraan Gender dalam Keluarga.” Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS 4, No. 2 (2019): 52–58. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jpls/article/view/1601.

Riana, Friski dan Amirullah. “Deretan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus.” Tempo.co, 2021. https://nasional.tempo.co/read/1537859/deretan-kasus-dugaan-pelecehan-seksual-di-kampus.

Rifa’at, Muhammad dan Adiakarti Farid. “Kekerasan terhadap Perempuan dalam Ketimpangan Relasi Kuasa: Studi Kasus di Rifka Annisa Women’s Crisis Center.” SAWWA: Jurnal Studi Gender 14, No. 2 (2019): 175–190. https://doi.org/10.21580/sa.v14i2.4062.

Saladin, Tomy. “Tinjauan Yuridis Hukum Korban Kekerasan Seksual Berbasis Nilai Keadilan.” Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam 5, No. 2 (2020): 270–85. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v5i2.7284.

Simbolon, Nanci Yosepin, Ria Sintha Devi, Alusianto Hamonangan, dan Muhammad Yasid. “Tinjauan Kriminologi Mengenai Ketimpangan Relasi Kuasa dan Relasi Gender dalam Kasus Kekerasan Seksual.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Maju UDA 3, No. 3 (2022): 1–10.

Sulistyawan, Aditya Yuli. “Feminist Legal Theory Dalam Telaah Paradigma: Suatu Pemetaan Filsafat Hukum.” Masalah-Masalah Hukum 47, No. 1 (2018): 56–62. https://doi.org/10.14710/mmh.47.1.2018.56-62.

Sulistyowati, Yuni. “Kesetaraan Gender Dalam Lingkup Pendidikan dan Tata Sosial.” IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies 1, No. 2 (2020): 1–14. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317.

Tantimin. “Victim Blaming Pada Korban Kekerasan Domestik di Masa Pandemi Covid-19: Perspektif Viktimologi.” Gorontalo Law Review 2, No. 2 (2019): 277–89. https://jurnal.unigo.ac.id/index.php/golrev/article/download/1785/863.

Virgistasari, Aulia dan Anang Dony Irawan. “Pelecehan Seksual Terhadap Korban Ditinjau dari Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021.” Media of Law and Sharia 3, No. 2 (2022): 107–123. https://doi.org/10.18196/mls.v3i2.14336.

Wahid, Abdul dan Muhammad Irfan. Perlindungan Terhadap Korban Kekerasan Seksual. Bandung: Refika Aditama, 2001.




DOI: http://dx.doi.org/10.25072/jwy.v6i2.542

Article Metrics

Abstract view : 143 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Aditya Yuli Sulistyawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Wawasan Yuridika is Indexed on :

Jurnal Wawasan Yuridika (ISSN Online: 2549-0753 |ISSN Print:2549-0664) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License