Terorisme, Jihad, dan Prinsip Hukum Islam: Alternatif Upaya Deradikalisasi

Alfin Irfanda

Abstract


Terorisme terjadi secara berkelanjutan dan tertangkapnya para pelaku teror bukan menjadi jaminan terorisme akan hilang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji penerapan prinsip-prinsip hukum Islam dalam pelaksanaan deradikalisasi untuk meluruskan makna jihad yang menjadi alasan para pelaku terorisme melakukan tindak pidana. Metode penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data sekunder dan menggunakan studi dokumenter. Terorisme adalah kejahatan yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Terorisme erat kaitannya dengan “jihad” alasannya adalah menegakkan hukum Allah SWT. Kata jihad mempunyai arti tenaga, usaha atau kekuatan untuk berjuang sekuat tenaga untuk menangkis serangan musuh. Prinsip-prinsip hukum Islam meliputi prinsip-prinsip yang sesuai dengan Al-Qur’an. Deradikalisasi merupakan bagian dari strategi kontra terorisme untuk mengubah ideologi kelompok teroris secara drastis, ditujukan untuk mengubah seseorang yang semula radikal menjadi tidak radikal secara “soft approach” dan bertahap untuk meluruskan makna jihad yang keliru

Keywords


Deradikalisasi; Hukum Islam; Jihad; Terorisme

Full Text:

PDF

References


Ali, Maulana Muhammad. Islamologi: Panduan Lengkap Memahami Sumber Ajaran Islam, Rukun Iman, Hukum & Syariat Islam. Diedit oleh R. Kaelan dan H.M. Bachrun. Jakarta: Darul Kutubil Islamiyah, 2016.

Ambarita, Folman P. “Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme.” Binamulia Hukum 7, no. 2 (2018): 141–156.

Bakti, Agus Surya. Darurat Terorisme: Kebijakan Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi. Jakarta: Daulat Press, 2014.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.

Firmansyah, Ridho. “Rehabilitasi dan Deradikalisasi Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Terorisme.” Jurist-Diction 2, no. 2 (2019): 669–86.

Ghazali, Khairul. Aksi Teror Bukan Jihad: Membedah Idiologi Takfiri dan Penyimpangan Jihad di Indonesia. Diedit oleh Abu Fadhil. Jakarta: Daulat Press, 2015.

Ibrahim, Alfrialdo. “Peran BNPT Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme Menurut Perpres No. 46 Tahun 2010 tentang BNPT.” Lex Crimen VII, no. 8 (2018): 86–93.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

———. Peraturan Pemerintah RI Nomor 77 Tahun 2019 tentang Pencegahan Tindak Pidana Terorisme dan Perlindungan Terhadap Penyidik, Penuntut Umum, Hakim, dan Petugas Pemasyarakatan.

———. Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nomor 1 Tahun 2021 tentang Koordinasi Pelaksanaan Deradikalisasi bagi Tersangka, Terdakwa, Terpidana, dan Narapidana Tindak Pidana Terorisme. (2021).

Iskandar, Nuzul. “Jihad dan Terorisme dalam Tinjauan Alquran, Hadis, dan Fikih.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Hukum 17, no. 1 (2019): 1–10. https://doi.org/10.32694/010650.

Jazuli, Ahmad. “Strategi Pencegahan Radikalisme Dalam Rangka Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (Prevention Strategy of Radicalism in Order To Wipe Out The Terrorism Crime).” Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum 10, no. 2 (2016): 197–209.

Majelis Ulama Indonesia. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme.

Muladi, dan Barda Nawawi Arief. Bunga Rampai Hukum Pidana. Bandung: Alumni, 2010.

Nasution, Aulia Rosa. “Terorisme Sebagai ‘Extraordinary Crime’ Dalam Perspektif Hukum dan Hak Asasi Manusia”.” Jurnal Hukum Responsif 5, no. 5 (2017): 87–99.

Praja, Juhaya S. Filsafat Hukum Antar Madzhab-Madzhab Barat dan Islam. Bandung: Institut Agama Islam Latifah Mubarakiyah (IALM), 2015.

Rachmayanthy. “Tindak Pidana Terorisme Dari Perspektif Hukum Pidana Internasional.” Surya Kencana Dua Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan 3, no. 1 (2016): 76–82.

Samud. “Deradikalisasi Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perspektif Undang-Undang Terorisme Di Indonesia.” Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam 6, no. 1 (2021): 88–107.

Senduk, Marcelus M. “Penanggulangan Terorisme Di Indonesia Setelah Perubahan Undang-Undang Pemberantasan Terorisme Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Tidak Pidana Terorisme.” Jurnal Lex Crimen VIII, no. 11 (2019): 71–78.

Sumarwoto, Mahmutarum HR, dan Ahmad Khisni. “The Concept of Deradicalization in an Effort to Prevent Terrorism in Indonesia.” UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum 07, no. 01 (2020): 35–41.

Suryani, Tamat. “Terorisme dan Deradikalisasi : Pengantar Memahami Fundamentalisme Islam dan Strategi Pencegahan Aksi Terorisme.” Jurnal Keamanan Nasional III, no. 2 (2017): 271–93.

Wahid, Abdul, Sunardi, dan Muhammad Imam Sidik. Kejahatan Terorisme: Perspektif Agama, HAM dan Hukum. Bandung: Refika Aditama, 2011.

Wicaksosno, Rekky, dan Nyoman Serikat Putra Jaya. “Tinjauan Yuridis UU No 5 Tahun 2018 Pelaksanaan dan Kendala Deradikalisasi Sebagai Upaya Penanggulangan Terorisme.” Jurnal Spektrum Hukum 17, no. 1 (2020): 49–58.

Yunus, Muhammad. “Data Serangan Teroris di Indonesia : Rata-rata Lebih 2 Kali Setiap Bulan.” suarasulses.id, 2021. https://sulsel.suara.com/read/2021/03/29/053004/data-serangan-teroris-di-indonesia-rata-rata-lebih-2-kali-setiap-bulan?page=all.

Zaidan, Muhammad Ali. “Pemberatasan Tindak Pidana Terorisme (Pendekatan Kebijakan Kriminal).” In Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 3:149–80, 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.25072/jwy.v6i1.490

Article Metrics

Abstract view : 19 times
PDF - 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Alfin Irfanda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Wawasan Yuridika is Indexed on :

Jurnal Wawasan Yuridika (ISSN Online: 2549-0753 |ISSN Print:2549-0664) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License