Tafsir Pandemi Covid-19 Sebagai Alasan Force Majeure yang Mengakibatkan Pembatalan Perjanjian

Andi Risma, Zainuddin Zainuddin

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam untuk dijadikan alasan force majeure dalam perjanjian. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang didasarkan pada data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan data sekunder. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konsep. Teknik pengumpulan bahan hukum diperoleh melalui penelusuran kepustakaan, dan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, pandemi Covid-19 yang ditetapkan sebagai bencana nasional non-alam kaitannya sebagai dasar force majeure yang berimplikasi pada pembatalan perjanjian. Akan tetapi, pandemi Covid-19, tidak dapat secara langsung dijadikan dasar ketidakmampuan salah satu pihak untuk melaksanakan kewajiban, tentunya perlu pembuktian ketidakmampuan tersebut disebabkan secara langsung pengaruh Covid-19. Oleh karena itu, pandemi Covid-19 dapat dimasukkan dalam klausula perjanjian force majeure relatif.

Keywords


Force Majeure; Pandemi Covid-19; Pembatalan Perjanjian.

Full Text:

PDF

References


Hanim, Lathifah, and MS. Noorman. “Penyelesaian Perjanjian Kredit Bank Sebagai Akibat force Majeure Karena Gempa Di Yogyakarta.” Jurnal Pembaharuan Hukum 3, No. 2 (2016): 161–171. https://doi.org/10.26532/jph.v3i2.1406.

Hansen, Seng. “Does the COVID-19 Outbreak Constitute a Force Majeure Event ? A Pandemic Impact on Construction Contracts” 6, No. 2 (May 2020): 201–214. https://doi.org/10.22146/jcef.54997.

Harjanto, Setyo Aji. “Pandemi COVID-19 Bukan Force Majeure, Simak Penjelasan Pakar Hukum - Kabar24 Bisnis.Com.” https://kabar24.bisnis.com/read/20200415/15/1227419/ pandemi-covid-19-bukan-force-majeure-simak-penjelasan-pakar-hukum, diakses tanggal 1 Juni 2020.

Hidayat, Rifqi, dan Parman Komarudin. “Tinjauan Hukum Kontrak Syariah Terhadap Ketentuan Force Majeure Dalam Hukum Perdata.” Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran 17, No. 1 (2018): 32–46. https://doi.org/10.18592/sy.v17i1.1908.

Juaningsih, Imas Novita. “Analisis Kebijakan PHK Bagi Para Pekerja Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Indonesia.” Adalah 4, No. 1 (2020): 189–196.

Kasım, Ceren. “COVID-19 and Labour Law : Turkey.” Italian Labour Law E-Journal 13, No. 1 (2020): 1–4.

Kaya, Putu Bagus Tutuan, Aris, and Ni Ketut Supasti Dharmawan. “Kajian Force Majeure Terkait Pemenuhan Prestasi Perjanjian Komersial Pasca Penetapan Covid-19 Sebagai Bencana Nasional.” Jurnal Kertha Semaya 8, No. 12 (2020): 891–901.

McKendrick, Ewan. Force Majeure and Frustration of Contract. Second Edi. New York: Routledge Publishers, 2013.

Mustakim, and Syafrida. “Pandemi Covid-19 Sebagai Alasan Force Majeure Dalam Melakukan Pemutusan Hubungan Kerja Di Indonesia.” Salam:Jurnal Sosial & Budaya Syar-I 7, No. 8 (2020): 695–706. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i8.16552.

Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (2020). “Pandemi COVID-19 Dan Stimulus Fiskal Di Negara-Negara ASEAN+3.” https://fiskal.kemenkeu.go.id/data/document/2020/kajian/ Kajian-PKRB-FULL.pdf, diakses tanggal 19 Januari, 2021.

Rasuh, Daryl John. “Kajian Hukum Keadaan Memaksa (Force Majeure) Menurut Pasal 1244 Dan Pasal 1245 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.” Lex Privatum IV, No. 2 (2016): 173–180.

Rizki, Mochamad Januar. “Penjelasan Prof Mahfud Soal Force Majeure Akibat Pandemi Corona ... Halaman 2 - Hukumonline.Com.” https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5ea11ca6a5956/penjelasan-prof-mahfud-soal-i-force-majeure-i-akibat-pandemi-corona?page=2, diakses tanggal 31 Mei 2020.

Saleh, Sri Mustikasari M, Abdul Qahar, and Zainuddin. “Wanprestasi in The Construction Service Agreement in The General Working and Spatial.” Meraja Journal 3, No. 2 (2020): 207–218.

Satgas Penanganan Covid-19. “Data Sebaran,” 2021. https://covid19.go.id/.

Siregar, Putra PM, and Ajeng Hanifa Zahra. “Bencana Nasional Penyebaran COVID-19 Sebagai Alasan Force Majeure, Apakah Bisa?” https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13037/Bencana-Nasional-Penyebaran-COVID-19-sebagai-Alasan-Force-Majeure-Apakah-Bisa.html, diakses tanggal 31 Mei 2020.

Sood, Saurabh. “COVID-19 As a Force Majeure in Corporate Transactions.” Purakala(UGC Care Journal) 31, No. 34 (April 17, 2020): 17–26. https://doi.org/10.2139/ssrn.3577701.

Subekti. Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa, 2007.

Tian, Wei, et.al. “Dysregulation of Immune Response in Patients With Coronavirus 2019 (COVID-19) in Wuhan, China.” Clinical Infectious Diseases XX, No. XX (March 2020): 762–768.

Thamrin, Husni. “Landasan Yuridis Gugatan Pembatalan Perjanjian Build Operate Transfer.” Jurnal Ilmu Hukum The Juris II, No. 1 (2018): 21–34.




DOI: http://dx.doi.org/10.25072/jwy.v5i1.420

Article Metrics

Abstract view : 55 times
PDF - 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Andi Risma, Zainuddin Zainuddin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Wawasan Yuridika is Indexed on :

Jurnal Wawasan Yuridika (ISSN Online: 2549-0753 |ISSN Print:2549-0664) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License