Kepatuhan Hukum Pejalan Kaki terhadap Penggunaan Sarana Penyeberangan di Kota Pekanbaru

Ardiansah Ardiansah, Bagio Kadaryanto, Silm Oktapani

Abstract


Abstrak

Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyediakan sarana penyeberangan, akan tetapi banyak pejalan kaki yang tidak menggunakan sarana penyeberangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kendala pejalan kaki tidak menggunakan sarana penyeberangan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis yuridis empiris melalui pendekatan perundang-undangan dengan metode analisis kualitatif. Simpulan menunjukkan bahwa pejalan kaki tidak menggunakan sarana penyeberangan karena terburu-buru ke tempat tujuan, letak sarana penyeberangan terlalu jauh, sarana penyeberangan sudah rusak, dan rendahnya kesadaran. Upaya yang perlu dilakukan ialah penertiban terhadap pejalan kaki yang tidak memanfaatkan sarana penyeberangan, mensosialisasikan aturan lalu lintas, menguraikan dampak negatif tidak menggunakan fasilitas penyeberangan, inovasi pembangunan sarana penyeberangan, menertibkan iklan di tempat penyeberangan, dan memasang lampu-lampu sarana penyeberangan.

Kata Kunci: Kepatuhan Hukum; Kota Pekanbaru; Pejalan kaki.

 

Abstract
The Government of Pekanbaru City has provided the crossing facilities, but many pedestrians do not use crossing facilities. This research aims to analyze the legal disobedience of pedestrians in the use of crossing facilities. This research is descriptive in nature with empirical juridical type through legislation approach with qualitative analysis methods. The conclusion shows that pedestrians do not use crossing facilities because of; they were in a hurry to their destination, the location of crossing facilities is too far, crossing facilities have been damaged, and the lack of interest and awareness of people using the crossing facilities. Eff orts that need to be carried out was controlling people who do not use the crossing facilities, socializing traffi c rules, describing the negative impacts of not using crossing facilities, innovating the construction of crossing facilities, well arrangement of the advertisements at the crossing facilities, and providing crossing facilities with the lights.

Keywords


Legal Compliance; Pedestrians; Pekanbaru City.

Full Text:

PDF

References


Abdurakhman, Hasanudin. “Zebra Cross dan Hak Pejalan Kaki.” detiknews. Diakses 5 April 2020. h􀄴 ps://news.detik.com/kolom/d-3695545/zebracross-dan-hak-pejalan-kaki.

Ahmad, Siti Nurjanah, dan Try Sugiyarto Soeparyanto. “Tinjauan Perilaku Pejalan Kaki dan Penyeberang Jalan pada Kawasan Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo.” Jurnal Stabilita 1, No. 3 (Oktober 2013): 275-290.

Amriel, Roni. Kepatuhan Hukum Pejalan Kaki terhadap Penggunaan Sarana Penyeberangan di Kota Pekanbaru. Diwawancara oleh Silm Oktapani, 25 Februari 2019.

Azmy, Muhammad Fathien, dan Triyatni Martosenjoyo. Pemanfaatan Jembatan Orang di Kota Makasar.” Dalam Prosiding Hasil Penelitian Fakultas Teknik (PHPFT), 5:1-6. Universitas Hasanudinddin, 2011.

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. Provinsi Riau Dalam Angka 2018, 2018.

Dwisasti, Tardi. Kepatuhan Hukum Pejalan Kaki terhadap Penggunaan Sarana Penyeberangan di Kota Pekanbaru. Diwawancara oleh Silm Oktapani, 18 Februari 2019.

Elfiandi, Era. “Pelaksanaan Kebijakan Mengenai Fasilitas Pejalan kaki Di Kota Pekanbaru Tahun 2013.” Jom FISIP 2, No. 1 (Februari 2015): 1-10.

Indraswara, M Sahid. “Kajian Perilaku Pejalan Kaki Terhadap Pemanfaatan Jembatan Penyeberangan.” ENCLOSURE: Jurnal Ilmiah Perancangan Kota dan Permukiman 5, No. 2 (2006): 82-91.

Irwan, Zoe’raini Djamal. Tantangan Lingkungan dan Lansekap Kota. Jakarta: Bumi Aksara, 2014.

Koswara, Edy Supriady, Roestaman, dan Eko Walujodjati. “Efektivitas Penggunaan Fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) (Studi Kasus pada Fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang di Jl. Soekarno Ha􀄴 a Bandung).” Jurnal Kalibrasi 13, No. 1 (2014): 1-5.

Kurniawan, Harry, dan Nadia Khaira Ardi. “Tingkat Kepuasan Pengguna Fasilitas Penyeberangan Orang (Studi Kasus Jpo Muka Kuning Kota Batam).” SIGMA TEKNIKA 1, No. 2 (November 2018): 162-171. https://doi.org/10.33373/sigma.v1i2.1501.

Lutfy, Regina. “Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2009 Tentang lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (Kasus Pemeliharaan Pejalan Kaki Jalan Sudirman).” Jom FISIP 4, No. 2 (Oktober 2017): 1-15.

Maghfur, Ahmad, penerj. Keselamatan Pejalan Kaki: Manual Keselamatan Jalan untuk Pengambil Keputusan dan Praktisi. Global Road Safety Partnership Indonesia, 2015.

Mashur, Dadang. “Strategi Pembangunan Kota Pekanbaru Menuju Kota Metropolitan Madani.” Jurnal Administrasi Pembangunan 4, No. 2 (Maret 2016): 109-114.

Mashuri, dan Muhammad Ikbal. “Studi Karakteristik Pejalan Kaki dan Pemilihan Jenis Fasilitas Penyeberangan Pejalan Kaki di Kota Palu (Studi Kasus: Jl. Emmi Saelan Depan Mal Tatura Kota Palu).” Journal of Transportation Management and Engineering 1, No. 2 (2011): 69-79.

Mauliani, Lily, Ari Widyati Purwantiasning, dan Wa􀄙 rul Aqli. “Kajian Jalur Pedestrian Sebagai Ruang Terbuka pada Area Kampus.” Jurnal Arsitektur NALARs 12, No. 2 (Juli 2013): 1-9.

Panjaitan, Santo Panosoi. “Evaluasi Penempatan Lokasi Jembatan Penyeberangan di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Implementasi Perda Nomor 2 Tahun 2009).” Jom FISIP 2, No. 1 (Februari 2015): 1-6. h􀄴 ps://doi.org/10.1017/cbo9781107415324.004.

Prasetyo, Harwidyo Eko. “Optimalisasi Penataan Fasilitas Pejalan Kaki dengan Efisiensi Pergerakan Berdasarkan pada Karakteristik Pedestrian (Studi Kasus di Simpang Empat Kartasura).” Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan 16, No. 1 (Januari 2014): 29-39. https://doi.org/10.15294/ jtsp.v16i1.7227.

Purnamasari, P Eliza. “Respon Masyarakat Pengguna Jalan Terhadap Zebra-Cross di Yogyakarta.” Dalam Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil 9, 147-154. Makassar, 2015.

Rosana, Ellya. “Kepatuhan Hukum Sebagai Wujud Kesadaran Hukum Masyarakat.” Jurnal TAPIs 10, No. 1 (Juni 2014): 1-25. https://doi.org/10.24042/tps.v10i1.1600.

S, Suhaimi. Kepatuhan Hukum Pejalan Kaki terhadap Penggunaan Sarana Penyeberangan di Kota Pekanbaru. Diwawancara oleh Silm Oktapani, 27 Februari 2019.

Sudewo. Instrumen Pengendalian Pemanfaatan Ruang: Konsepsi Dan pengukuran Kinerja. Jakarta: Bappenas, 2011.

Suweda, I Wayan. “Pentingnya Pengembangan Zona Selamat Sekolah Demi Keselamatan Bersama di Jalan Raya (Suatu Tinjauan Pustaka).” Jurnal Ilmiah Teknik Sipil 13, No. 1 (Januari 2009): 1-12.

Trianingsih, Lilis, dan Retna Hidayah. “Analisis Prilaku Pejalan Kaki Pada Penggunaan Fasilitas Penyeberangan Di Sepanjang jalan Kawasan Malioboro Yogyakarta.” INERSIA 10, No. 2 (Desember 2014): 106-121.

Utomo, Nugroho, dan Iwan Wahjudjanto. “Analisa Tingkat Pelayanan Jalur Pejalan Kaki yang Sinergis Dengan Fasilitas Transportasi Publik di Kota Surabaya.” Jurnal Rekayasa Perencanaan 4, No. 3 (Juni 2008): 1-11.

Wardianto, Gatoet, Eko Budihardjo, dan Eddy Prianto. “Tuntutan Atribut Persepsi Pejalan Kaki pada Penggunaan Jembatan Penyeberangan di Jatingaleh Semarang.” Dinamika TEKNIK SIPIL 12, No. 2 (Mei 2012): 194-200.

Yamali, Fakhrul Rozi. “Kajian Azaz Manfaat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Sultan Thaha Kota Jambi.” Jurnal Civronlit Unbari 3, No. 1 (30 April 2018): 9-19. h􀄴 ps://doi.org/10.33087/civronlit.v3i1.27.

Zen, Zayyinul Hayati, Denny Astrie Anggraini, dan Peggy Riski Ananda. “Analisis Aspek Ergonomi Jembatan Penyeberangan Di Kota Pekanbaru Dan Usulan Perancangan Jembatan Yang Ergonomis.” 1th Celscitech-UMRI 2016 1 (September 2016): 95-101.




DOI: http://dx.doi.org/10.25072/jwy.v4i1.261

Article Metrics

Abstract view : 132 times
PDF - 55 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 silm oktapani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Wawasan Yuridika is Indexed on :

Jurnal Wawasan Yuridika (ISSN Online: 2549-0753 |ISSN Print:2549-0664) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License